Skip to main content

Posts

Tidak Ada Obat

"A fool is very dangerous when in power." - Denis Ivanovich Fonvizin ‘A fool’ yang dimaksud oleh Fonvizin bukan orang bodoh, tetapi orang bebal, karena jika melihat konteksnya mengapa dramawan satir Rusia itu berkata seperti itu, ia, melalui karya-karyanya, konsisten mengkritik kaum bangsawan Rusia yang tidak bermoral, yang ketika sedang berkuasa begitu enjoy dan tidak merasa bersalah menindas rakyat yang lemah. Orang bebal memang sangat berbahaya jika sedang berkuasa. Berbeda dengan orang bodoh. Obat orang bodoh adalah belajar dan ilmu, tetapi orang bebal nggak ada obatnya. "Though you grind a fool in a mortar, grinding them like grain with a pestle, you will not remove their folly from them." (Sekalipun engkau menumbuk orang bebal dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebebalannya tidak akan lenyap dari padanya.) – Amsal 27:22. Tentang orang bodoh ini, dalam dunia politik jika merujuk kepada pemimpin, maksud “bodoh” disini lebih kepada pemimpin yang “tida...
Recent posts

Inikah Adolescent Skepticism?

Ah, anak ragilku. Yang sudah beranjak remaja. Kau sering mengajukan pertanyaan kepadaku secara tiba-tiba. Yang membuatku terbata-bata. Aku pegang kepalaku, untung otakku masih ada, walau tidak berasa. Lalu dengan lagak seorang ayah yang pintar aku menjawabmu sebisanya. Darimana kau kulakan pertanyaan-pertanyaan sulit seperti itu? Waktu aku seumurmu yang kutahu hanya keluyuran, berpikir rumit tak pernah, apalagi bertanya macam itu. Pertanyaan yang aneh-aneh, yang nyleneh-nyleneh , yang tak terduga, yang mengagetkan, yang bikin kopiku terasa lebih pahit daripada biasanya. Kau pernah bertanya, apakah Tuhan benar-benar ada? “Ada dong,” jawabku (seingatku kau tiap hari minggu ke gereja, menyanyi dan berdoa) “Mana buktinya?” “Anu, hmm.. begini begini begini..dan begitu begitu begitu..” Kau diam saja, tapi dari raut mukamu aku tahu kau masih belum mengerti kan?  Bagaimana aku menjelaskan soal Tuhan yang terlalu besar dan ajaib itu dengan otakku yang cuma sebesar 1,3 kg ini? Di lain hari k...

Pleurer Les Cendres

"Dès que le peuple est légitimement assemblé en corps souverain, toute juridiction du gouvernement cesse." (Begitu rakyat secara sah berkumpul sebagai badan berdaulat, maka seluruh yurisdiksi pemerintah pun berakhir) --Jean Jacques Rousseau Itu dikatakan oleh Rousseau di tahun 1700-an. Apa yang dilihatnya pada masyarakat sosial, bahwa rakyat yang lemah tidak akan terus diam. Kelemahan rakyat –pada titik tertentu-- justru akan menjadi letupan yang kuat dan dahsyat, sehingga siapapun tak dapat menahannya, tak juga pentungan polisi, water canon dan gas airmata. Rakyat Perancis yang akhir-akhir ini menggeliat karena tertekan memang sudah ada tanda-tanda “mbrojol” . Ibarat bayi yang mau lahir, kepalanya sudah di bawah, tinggal tunggu waktu saja. Tetapi bahwa kerusuhan pecah begitu rupa, sampai terjadi pembakaran gedung dan penjarahan toko, hal itu mengherankan untuk Perancis yang masyarakatnya sangat menghargai intelektualitas, filsafat, sastra, dan seni. Orang Perancis juga sel...

Tuhan Sudah Mati

Tuhan sudah mati. Karena sudah mati, maka Ia tak dapat melihat orang korupsi. Iblislah yang hidup, dan enaknya ia pro dengan korupsi. Jadi tak perlu takut korupsi, karena iblis siap jadi backing. Tuhan sudah mati, kata Nietzsche dulu. Memang, Tuhan sudah mati, kata orang-orang BNPB yang terjaring OTT oleh KPK kemarin. Mengapa harus menggubris yang sudah mati? Mengapa harus takut kepada yang sudah mati? Menganggap Ia masih ada cuma sebuah kebodohan, kata mereka. Maka para pejabat BNPB itu dengan mata jalang dan mulut penuh air liur membuka tudung saji di atas meja, mengeruk makanan dengan sekop, karena tidak cukup dengan sendok, tak peduli yang dimakan adalah dana siap pakai untuk menanggulangi bencana. Nafsunya edan-edanan. Sementara hutan-hutan di Kalimantan, Sumatera dan Papua terbakar. Sudah berbulan-bulan panas api merobek langit, mendidihkan lapisan atmosfir, mengeringkan udara, memanggang tubuh-tubuh warga yang hanya bisa pasrah. Dan mereka yang katanya hebat itu, ternyata tak ma...

Ia Tidak Jadi Menyentuh Lambung-Nya

Banyak yang bilang Tomas adalah rasul peragu. Ini gara-gara ia tak percaya omongan teman-temannya yang bertemu Yesus di malam hari setelah pagi harinya Yesus bangkit dari kematian.  “Kami telah melihat Tuhan,” kata mereka. “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya,” jawab Tomas. (Yohanes 20:25) Karena hal itu maka Tomas dicap sebagai peragu, nggak percayaan . Ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-muridNya (minus Tomas), Ia secara spesifik menunjukkan dua luka yang sangat penting. “Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka.” (Yohanes 20:20). Jadi teman-teman Tomas itu melihat Yesus secara langsung, dari dekat, bahkan melihat lubang bekas paku di tangan-Nya dan luka bekas tikaman tombak di lambung-Nya. Jika Tomas juga ingin melihat dua luka itu seperti yang teman-temannya lihat, dan ingin...

Orang Pajak Itu Resign Oleh Dua Kata

Sejak dulu hingga kini, orang pajak dibenci orang. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan profesi ini, karena orang pajak adalah petugas pemerintah. Dan soal membayar pajak pun juga perintah Allah: “ Berikanlah kepada Kaisar (pemerintah) apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar (pemerintah) dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah .” (Matius 22:21). Tetapi sudah terlanjur ada stigma terhadap orang pajak.  Kita berhak marah, karena pajak yang dipungut dari keringat kita dikorupsi begitu rupa.  Di Indonesia orang pajak (dan bea cukai) banyak terjerat kasus korupsi. Googling saja, pasti akan muncul berderet-deret nama. Walaupun mungkin masih banyak orang pajak yang kerjanya bener, tapi jika masyarakat sudah prejudice , stigma itu sulit untuk diubah. Stigma seperti itu juga terjadi dulu terhadap orang pajak. Gelarnya: pemungut cukai atau tax collector . Salah satunya adalah Matius. Ia seorang yang terpelajar dan cerdas. Ia piawai dalam soal-soal hitungan dan akun...