"A fool is very dangerous when in power." - Denis Ivanovich Fonvizin ‘A fool’ yang dimaksud oleh Fonvizin bukan orang bodoh, tetapi orang bebal, karena jika melihat konteksnya mengapa dramawan satir Rusia itu berkata seperti itu, ia, melalui karya-karyanya, konsisten mengkritik kaum bangsawan Rusia yang tidak bermoral, yang ketika sedang berkuasa begitu enjoy dan tidak merasa bersalah menindas rakyat yang lemah. Orang bebal memang sangat berbahaya jika sedang berkuasa. Berbeda dengan orang bodoh. Obat orang bodoh adalah belajar dan ilmu, tetapi orang bebal nggak ada obatnya. "Though you grind a fool in a mortar, grinding them like grain with a pestle, you will not remove their folly from them." (Sekalipun engkau menumbuk orang bebal dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebebalannya tidak akan lenyap dari padanya.) – Amsal 27:22. Tentang orang bodoh ini, dalam dunia politik jika merujuk kepada pemimpin, maksud “bodoh” disini lebih kepada pemimpin yang “tida...
Life is beautiful, and also..., simple.